cari

15 January 2010

patangan

one of game i played in the past (1990-1994) and it was a physical game.

the ruled :

the team devide into several grups, each of them has no leaders,

there was no limit for the member and time, so you could open so many member each group ( as long as same each group)

each group try to defeat others with a touch ( touch the head or the feet of the opponents / member of groups so they will be rest)

the group survived win (have member more in the last)

pusiing, untungnya ga punya TV

ya benarlah apa tulisanku tadi( mungkin), sesungguhnya Tv dan media memberi pengaruh buruk pada kejiwaan seseorang. bay the way jika kita liat tipi belakangan ini kita akan mendefinisikan orang Indonesia (terutama yg nongol di tipi) ada beberapa kategori, yaitu type A: Kayane tau tapi ga mau kasih tau, type B : Lagaknya Sok tau padahal ga tau,type C: Gak mau tau , type D: gak tau tapi kepaksa tahu.

perseteruan antara type A dan B mulai panas (terutama Bank Century-Gate) perseteruan yang ditampilkan terus di tipi, koran dan media online itu akhirnya menyeret type D ke dalamnya yaaah efeknya mereka jadi ikut nggosip, ngumpat dan marah2 (lah tensinya naik deh), mulai panasnya iklim juga mempengaruhi kita supaya lekas lekas marah, lekas ngedumel dan yang bahasa kerennya berghibbah. well, akhirnya semuanya kena dosa pula toh.

bulan februari akan menjadi titik kritis telepisi dan media lain dalam pemberitaannya, toh apapun yang terjadi mereka kan tetap untung siapapun pemenangnya, juara bertahan atau penantang (penggoyang).

yah pilihan kita cuma meminimalisasi nonton tipi, baca koran dan browsing situs berita atau tetap sebagai penggemar setia tetap menggeber abiss kegiatan kita plus bergunjing dan ngedumell itu, walaupun beberapa hal masih perlu untuk diperhatikan..........

28 November 2009

tentang varietas padi baru.....

segera diluncurkan varietas padi baru, sementara ini yang baru diserahkan adalah Bestari yang merupakan salah satu dari beberapa varietas baru setelah sebelumnya varietas Mira, Bibit padi unggul "Bestari" yang diperkenalkan di Kabupaten Blora ini, kata dia, adalah sebagian dari varietas padi unggul hasil riset Batan dengan menggunakan teknik mutasi radiasi, yang diluncurkan pada 2008.

varietas padi Mira I sebelumya sangat disukai oleh petani karena mempunyai daya hasil tinggi --di daerah tertentu bisa mencapai 10 ton per hektar--, rasa nasi enak dan ukuran butir yang ramping. Penanaman padi Mira I sudah meliputi wilayah Sumatra, Sulawesi dan seluruh Jawa, dan panen raya telah dilakukan di berbagai daerah, antara lain Subang, Jawa Barat (Jabar), Serang, Provinsi Banten, serta Banjarnegara, Magelang dan Jepara di Jateng.
adanya varietas Padi jenis baru ini dikemukakan oleh -Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) Suharna Surapranata hal ini guna mendukung program ketahanan pangan, khususnya padi/beras. "Varietas hasil teknologi radiasi gamma tersebut diharapkan mampu memacu tingkat produksi yang tinggi sehingga swasembada beras yang sudah tercapai dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,

varietas-varietas baru ini yang tak hanya produktivitasnya tinggi, namun juga berbagai keunggulan lain seperti umur lebih pendek, rasa yang lebih pulen dan tahan terhadap hama dan penyakit serta mampu beradaptasi terhadap berbagai kondisi lahan,
well, kita tunggu saja realisasinya semoga bisa menjadikan petani lebih sejahtera, jangan cuma banyak beras tapi kesejahteraan petani tidak terjamin. SEMOGA!

27 November 2009

face the dry in paddy field

Sekarang udah musim ujan, tapi beberapa yang bisa dipetik dari musim kemarau.

musim kemarau di Indonesia normalnya terjadi pada bulan April sampai September, dan biasanya puncak musim kering ada di bulan Juli.Sering, musim kemarau menyebabkan kekeringan apabila hujan kurang dari 10 mm/bl. di Purbalingga sendiri ada beberapa kecamatan rawan kekeringan contohnya Kejobong, Pengadegan, rembang, Kaligondang, sebagian Kr Moncol, sebagian Kertanegara, sebagian Bukateja, Mrebet, Bojongsari dan sebagian Kemangkon.
kekeringan dapat menyebabkan padi menjadi Puso, biasanya debit air sungai akan menurun secara drastis. sejauh ini parameter parahnya musim kering adalah sungai besat contoh S. klawing, bila sungai ini menyusut bisa dipastikan telah terjadi kekeringan di sebelah utara.

ada beberapa hal yang dilakukan (petani) dalam menghadapi kekeringan
I. cara responsif, cara yang dilakukan bila sudah terjadi musim kering
a. mencari sumber daya air baru

1. dengan pompa air, menyedot air dari sungai yang ada di bawah. sungai biasanya masih ada airnya. ini adalah salah satu bisnis di musim kering. sehingga pemerintah setempat seharusnya mengusahakan bantuan pompa atau membuat industri pompa air untuk daerah rawan kering.

2. membuat sumur di dekat lahan (sawah)ini dilakukan sampai kedalaman tertentu.

3. membuat hujan buatan, untuk daerah yang luas dan sangat parah. selain itu yang melakukan adalah perusahaan besar atau pemprov.ini dapat dilakukan baik dg cara menyiram melalui pesawat atau dg bahan kimia.

b. menanam tanaman yang tahan dengan sedikit air contohnya ubi kayu, ubi jalar, jagung dan tanaman keras. hal ini dilakukan untuk tetap mengisi tanah agar tetap berproduksi.

c. minta bantuan pemerintah untuk air bersih, selain itu hendaknya membangun penampung air hujan ukuran besar di daerah rawan kering.
d. sabar, ikhlas dan tawakal bila semua ikhtiar telah dilakukan+ doa agar hujan segera datang.

II. cara preventif,
selain cara responsif, mereka juga melakukan cara preventif yang dilakukan pada saat belum kering benar.dilakukan bisa oleh perseorangan , korporasi, ormas maupun pemerintah.

a. memberikan bahan organik dalam takaran memadai ke dalam tanah. seperti dalam teori, tanah ideal terdiri dari 25% air, 25% udara, 5% bahan organik serta 45% bahan anorganik. selama ini BO terus nenerus berkurang jumlahnya terutama karena adanya pengambilan bahan organik melalui sistem, contohnya panen dan irigasi.sehingga perlu di adakan usaha pengembalian bahan organik minimal 1 ton per hektar tiap tahun sekali. teorinya adalah bila BO menurun maka lubang pori yang mencakup air dan udara juga berkurang jumlahnya. itu menyebabkan tanag cepat kering. penggunaan pupuk organik (BO) juga bisa memperbaiki struktur tanah dan jerapan air.

b. meminimalisasi pembuatan sumur arthesis, karena bisa menurunkan jumlah air di sekitarnya (bisa krisis air).
seperti diketahui, dari asal usulnya air terbagi menjadi:
~ air permukaan (run off), air lewat di kedalaman 0-3 m
~ air tanah, lazim di sebut air sumur, pada kedalaman >3m dg debit yang stabil sepanjang tahun. air tanah sampai pada lapisan kedap udara
~ air arthesis lazim disebut sumur bor , pada kedalaman puluhan meter. air ini keluar dengan memancar(karena tekanan) tanpa di sedot, pembuatan arthesis harus seizin pemerintah setempat.

c. menjaga daerah resapan dan tangkapan air agar tetap terjaga.
pegunungan merupakan daerah resapan dan tangkapan air, bila itu rusak maka akan mempengaruhi daerah di bawahnya khususnya dalam ketersediaan air, selain itu juga bisa memicu terjadinya banjir, erosi bahkan tanah longsor. sejauh ini sudah banyak daerah resapan dan tangkapan air yang gundul, atau berubah fungsi menjadi perumahan dan persawahan.

d. menanam tanaman yang bisa menangkap air lebih banyak

e. mengurangi pembakaran dan penggunaan gas buang yang mencemar, berkaitan dg efek rumah kaca yang bisa menyebabkab musim tidak beraturan.
pembakaran jerami, selain menyebkan pencemaran juga mempengaruhi ketersediaan BO tanah , sehingga tanah cepat kering (reaksi lama).

f. untuk pemerintah atau swasta diharapkan bisa menemukan varietas tanaman tahan kering atau mengalihkan ke pertanian polybag atau pot.

Kekeringan adalah bagian dari musim kering dan salah satu tanda kebesaran Allah, mungkinkah sebenarnya musim kering itu untuk istirahat, (tanah juga punya hak beristirahat) tapi manusia terus menerus menginginkan agar tanah tetap berproduksi.(they put high input and wanna high output also).

sopo nandur bakalan ngunduh

24 November 2009

pesan buat bupati Purbalingga 2010-2015

halo, bupati terpilih............. (padahal pemilihannya baru tahun depan), pak TBS khan dah mau abis masa berlakunya eh masa jabatannya, padahal pak TBS itu kaya Bandung Bondowoso-nya Purbalingga yang membangun seribu monumen di Purbalingga(baik bentuk fisik maupun bentuk ide)

ini ada beberapa harapan dari kami, tepatnya aku:

perhatikan hal yang urgen macam pasar segamas, kasihan megah bangunannya tapi agak sepi, bagaimana caranya agar bisa menjadi penopang perekonomian daerah juga perekonomian keluarga.

bagaimana membuat pembangunan lebih rata disemua wilayah....dulu hanya wilayah kota dan sekitarnya yang kelihatan maju, yang lain hanya kebagian aspalan jalan,. mbok yha dibuat bagaimana menjadikan kecamatan lain macam Kemangkon, Kejobong, Pengadegan dan Karangjambu jadi lebih kelihatan di luar daerah toh ada juga objek wisatanya di sana yang bisa dikembangkan

trus lapangan kerja dirasakan kebanyakan wanita, sampe yang baru lulus smp pun berani bekerja. bagaimana dengan lapangan kerja untuk pria.

pembangunan di zaman TBS apa bisa disaingi pelanjutnya, wah susah tapi BISA. diharapkan lebih dibidang fisik maupun sprirituil dan yang penting membangun jiwa masyarakat agar lebih mandiri tidak hanya mengandalkan koperasi atau bahkan rentenir sebagai penopang hidupnya(curhat dikit).

bagaimana membangun one village one product sebagai salahsatu sarana penggerak perekonomian, yaaa bangkitlah jiwa kewirausahaan.

apa lebih bagus lagi kalau semua kendaraan dinas (special dalam wilayah pbg) diganti sepeda yha biar irit dan bebas polusi......kalo hanya ke DPRD ngapain pake mobil, ke perpus atau malah se sesama setkab. hehehe ini juga semoga berlaku bagi DPRD.. semoga suatu saat anggota DPRD dibuat barak dan kalau kunker ke daerah bareng2 aja pake bis khusus biar irit ga rebutan jatah mobil.

Stadion dah bagus, tinggal penerangan yang perlu ditambah dan pengelolaan n memejemen yang lebih tertata

buat PKL yang indah dan terkondisikan dan tersentralkan, dengan pengelolaan sukarela dan tanpa paksaan.

project bagus yang bisa menghidupkan perekonomian agar dilanjut, kaya Pelud Wirasaba, jembatan-jembatan dll.

yang penting how to make new Purbalingga better than we felt before, thanks